Header Ads



  • Breaking News

    SIKSA KUBUR "Mazmur : 187" | Armstretch Records | 2017

    Band      :    SIKSA KUBUR
    Title       :   Mazmur : 187
    Genre    :    Death Metal
    Tahun    :    2017
    Label     :   Armstretch Records


    Band death metal paling produktif di kancah scene death metal Indonesia, tidak diragukan lagi sudah melahirkan 8 full album yang dirilis dengan label yang berbeda-beda, meski member original sudah tidak ada saat ini, namun tongkat esafet sebagai band paling produktif tetap dijaga sampai album terakhir ini. Konsep yang di sampaikan kepada public juga sering mengalami transisi seiring dengan pergantian member band yang sudah menjadi tradisi setiap band yang berjuang di ranah music secara umum. Walau sempat di perbincangkan minor lantaran kehadiran album sebelumnya yang di anggap kurang bertaji dari segi hasil akhir tidaklah menyurutkan mereka untuk terus menjaga eksistensi dan rajin menulis lagu di album-album berikutnya, salah satu buktinya adalah di abum terbaru bertitle “Mazmur:187” yang dirilis oleh Armstretch records ini. Perubahan yang lebih bernuansa retro coba mereka usung untuk mengobati kerinduan death metal era sekolah lama alias old school setelah mengalami kejenuhan dengan keseragaman music dan  kuantitas yang semakin menjamur, tidak hanya attribute atau sekedar trend basa basi, mereka total dengan menggodok ramuan ini sehingga nyata menghasilkan karya yang tampil menggiurkan. Penciptaan sound seolah-olah mengandalkan piranti lawas menimbulkan output sound yang punya kesan untuk menunjukkan bahwa “inilah death metal murni yang menjadi tonggak hebatnya musik death metal di scene extreme metal dunia”. Tipe vocal dibuat growling berat tapi tidak terlalu basah yang cenderung cerewet namun artikulasinya masih bisa di ikuti jika menyimak sambil membaca lirik yang ditulis di cover album mereka. Beat-beat blackened death metal yang menyelinap di beberapa lagunya menggiring pendengar untuk bersama-sama merasakan berada disebuah tempat yang megah namun angker. Penyambungan Riffing gitar yang membentuk sebuah bar sangat rapi kedengarannya dan tidak terkesan asal temple saja, solo gitar di setiap jeda di tengah lagu sangat menambah nilai estetika setiap lagu di album ini, kejelian yang berikutnya adalah mampu menyelipkan unsur heavy metal dan irama-irama punk/hardcore walau dalam prosentase yang kecil sekali. Banyaknya guest player dari posisi vocal, gitar hingga sekedar dialog di album ini makin menambah nilai jual band yang paling sering mengadakan tour di beberap akota di Indonesia. Dari segi permainan drum tidak usah lagi diragukan, talenta muda dengan kemampuan dewasa penuh teknikal dan power yang mumpuni, minimnya perulangan ketukan drum yang berlebihan di setiap satu bar seperti yang sering di peragakan drummer dalam sebuah band sangat sulit untuk mendeteksi arah pukuluan. Hasil rekaman di posisi drum dibuat senatural mungkin untuk memperlihatkan level bermain mereka berada di posisi mana. Terdapat 10 lagu dengan durasi 2 sampai 3 menit setiap lagunya sudah bias memanjakan telingan fans berat band yang berasal dari ibu kota Jakarta. Cover artwork di garap olek Dechristianize. Dan pesan terakhir untuk pembaca, Jika anda mencari music full blastbeat dan sound yang bersih maka salah tempat kalau anda berada disini…

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728